Keinginan Dan Kemampuan

6 Kemenangan Besar dalam Histori Piala Dunia

Inggris belum lama mencatatkan keunggulan besar mereka di dalam histori Piala Dunia. Mereka dapat menghancurkan Panama dengan 6-1 di pertandingan ke-2 Grup G, yang diselenggarakan di Stadion Nizhny Novgorod, Minggu (24/6) malam WIB. Hasil tersebut pastinya amat vital Untuk Inggris. Armada Gareth Southgate tersebut sukses memastikan dirinya menembus fase 16 besar. Tapi, hasil yang didapat Harry Kane dan teman-teman tersebut masih tidak tercatat menjadi salahsatu keunggulan besar di dalam histori Tropi Dunia. Masih terdapat beberapa laga lain yang berakhir dengan score mencolok di pesta olahraga sepak bola sejagat tersebut. Di bawah ini enam keunggulan besar di dalam histori Piala Dunia sebagaimana menurut media berita MotoGP terkini:

Jerman 8-0 Arab Saudi (2002) – Hasil negatif 5-0 Arab Saudi vs Rusia di laga pembuka Piala Dunia 2018 telah lumayan menakutkan. Tapi, ini tak seberapa bila di kompare dengan hasil negatif 8-0 mereka vs Jerman di 2002. Jerman mengamuk di Jepang ketika vs Arab Saudi yang gagal menjadikan 1 tekel di fase perdana. Die Maanschaft sukses melaju menuju final namun finis menjadi runner-up di belakang Brasil. Di sisi lainnya, Arab Saudi telah tumbang di laga pertama-tama mereka. Top skorer sepanjang masa Piala Dunia, Miroslav Klose membikin tiga gol, akhirnya disusul dengan skor dr Michael Ballack, Carsten Jancker, Thomas Linke, Oliver Bierhoff dan Bernd Schneider.

Uruguay 8-0 Bolivia – Uruguay ada di dalam list ini tuk ke-2 kalinya sehabis mereka menghancurkan sesama team Amerika Sebelah selatan, Bolivia dengan score 8-0 di 1950. 1950 bakal selamanya jadi tahun yang dikenang oleh rakyat Uruguay sebab tahun tersebut merupakan musim di mana mereka meraih gelar Piala Dunia ke-2 mereka. Mereka menghancurkan penyelenggara piala dunia, Brasil di final yang Lalu terkenal dengan Tragedi Maracana. Laga tersebut terjadi di fase grup dan adalah pertanda untuk kesuksesan Uruguay. Oscar Miguez memperoleh tiga gol, Juan Schiaffino memborong 2 skor dan Ernesto Vidal, Julio Perez dan Alcides Ghiggia masing2 membikin 1.

Swedia 8-0 Kuba (1938) – Laga ini terjadi di fase perempat-final kompetisi 1938. Ini adalah hasil negatif yang memalukan untuk team Amerika Tengah tersebut. Swedia segera menembus perempat-final sehabis lawan mereka di fase 16 besar, Austria, mundur dari kompetisi. Mereka Lalu mengalahkan Kuba dengan 2 punggawa membikin tiga gol – Harry Andersson dan Gustav Wetterstrom. Tore Keller dan Arne Nyberg jua membikin skor tuk Swedia.

Hungaria 10-1 El Salvador (1982) – Performa Panama vs Inggris jelek, tapi masih sedikit jelek team Amerika Tengah lain, El Salvador. Data yang kami dapat dari livescore pertandingan bola, Hungaria merupakan salah satu team yang sempat membikin score 2 digit di dalam laga Piala Dunia saat mereka membikin 10 skor. 2 rekor pecah saat punggawa pengganti Laszlo Kiss membikin hattrick di dalam waktu 7 menit. Ini merupakan tiga gol paling cepat yang sempat dibuat di Piala Dunia dan salah satu yang dibuat oleh punggawa pengganti. Tapi, ke-2 team tiada yang sukses melaju dari grup mereka. Tibor Niyalasi, Gabor Poloskei, Laszlo Fazekas, Jozsef Toth dan Lazar Szentes turut menyumbang skor menuju gawang El Salvador.

Yugoslavia 9-0 Zaire (1974) – Zaire bakal selamanya dikenang menjadi salahsatu team terjelek di dalam histori Piala Dunia dan hal-hal tersebut dapat dibuktikan saat mereka tumbang 9-0 oleh Yugoslavia. Zaire tumbang dr Skotlandia di laga pembuka. Mereka Lalu meneruskan dengan performa jelek vs Yugoslavia. Dusan Bajevic membikin hat-trick, kemudian Dragan Dzajic, Ivica Surjak, Josip Katalinski, Vladislav Bogicevic, Branko Oblak dan Ilija Petkovic membikin 1 skor di pertandingan itu.

Hungaria 9-0 Korea Sebelah selatan (1954) – Korea Sebelah selatan muncul 2 kali di dalam list ini berdasarkan 2 hasil dari kompetisi yang sama. Mereka musti menghadapi Hungaria, yang secara luas disebut menjadi team teristimewa di dunia pada kala itu, dengan punggawa terbeken, Ferenc Puskas. Tak heran bila ia dapat membukukan namanya di papan score dengan brace dan ia ditemani oleh Mihaly Lantos, Zoltan Czibor, Peter Palotas dan Sandor Kocsics. Kocsics merupakan superstar di dalam laga tersebut sehabis membikin tiga gol.

Scroll To Top